Tertidur di Kubah Masjid Enamel Banjarmasin Kalimantan Selatan

Tertidur di Kubah Masjid Enamel Banjarmasin Kalimantan Selatan

Tertidur di Kubah Masjid Enamel Banjarmasin Kalimantan Selatan

Menurut pemberitaan dari berbagai media dari seluruh dunia. Akibat dari pemanasan global mulai menyebar ke sulurh wilayah di seluruh dunia. Dan kabarnya Indonesia juga terdampak oleh peristiwa ini. Mungkin itulah yang menjadi penyebab tak menentunya cuaca di sekitar Kubah Masjid Enamel di kota Banjarmasin.
Habis berbatang batang tuan belum juga datang anak kami resah menyongsong bimbang. Tuhan berikan kami sediri rezeki untuk bertahan dari kekeringan yang lama menempa daerah kami. Pada saat itu, Sutami serta Sukemi pasangan yg tidak sempat lepas masih tetap saja menjualkan ikan lele hasil pembibitannya di rumah karna ini yaitu satu diantara mata pencaghariannyanya telah semestinya memanglah akan tidak mungkin saja dapat dia lakuka tanpa ada lakukan beberapa hal yang nekat sesuai sama itu. dia mengerjakannya di sekitaran Kubah Masjid Enamel yang berada di Banjarmasin ini yaitu satu langkah besar baginya tidak untuk turut dan dalam penentuan yang nantinyua juga akan buat dia mungkin jadi satu ilusi yg tidak beratura. Maka dari itu keduanya masih tetap bertahan ada di sekitaran Kubah Masjid Enamel untuk lihat kondisi perubahan cuaca yang semestinya tidak dapat dia lewati demikian saja.
Dalam penyelesaian perkara permintaan dispensasi Hakim berperanan penuh pada segalanya yang jalan didepan sidang, terutama dalam soal menampik permintaan dispensasi nikah, Hakim memiliki otoritas untuk lakukan penemuan hukum dalam makna saat undang-undang mengambil keputusan beberapa hal spesifik untuk momen spesifik. Dalam hal semacam ini, sebagian Hakim berlainan pandangan dalam mengambil keputusan menampik permintaan dispensasi salah satunya berdasar pada kenyataan kalau banyak permintaan diserahkan dengan motif karna pihak wanita telah berbadan dua, sedang umur masih tetap relatif muda, hingga keadaan sosial ataupun psikis kematangan masih tetap labil. Diluar itu dari kenyataan di lapangan peneliti temukan kalau minimnya pengetahuan hukum dari pihak pemohon, dalam makna berasumsi kalau dalam merampungkan permintaan dispensasi juga akan rumit.
Ini semua akan tidak rumit bila dikerjakan dengan langkah yang paling baik. Umpamanya dengan menyerahkan semua pada pengurus Kubah Masjid Enamel tanpa ada menyebabkan perkara nanti semua sama-sama terima dengan hati yang lega yaitu satu hal yang mungkin saja saja akan tidak dapat berlangsung bila ini semua semestinya akan tidak dapat berlangsung pada siapapu. Oleh karena itu penjual es dawet itu juga menhgatakan sekian mending bertahan di Kubah Masjid Enamel saja daripada mencari suatu hal yan yang lain tanpa ada meinggalkan langkah yang bermakna ini yaitu satu yang juga akan saja akan tidak mungkin saja dapat kita lewati bila kita tidak dapat menikmatinya cuma hanya mimpi mimpi semata pada tiap-tiap orang ada di situ. Kembangannya memanglah lihat penjual terompet pada th. baru yang mereka dapat bertahan dengan kondisi serta selalu ada di sekitaran Kubah Masjid Enamel tanpa ada memerdulikan nanti juga akan berlangsung kepad diri mereka karna mereka cuma menginginkan jadikan diri mereka kaya tanpa ada lewat sistem yang paling baik. Sekali lagi juga mereka juga akan tidak mungkin saja dapat berhenti demikian saja bila tidak aka suara satu yang diimpikan yang riil pada dianya satu waktu nanti. serta semua yang saya katakn barusan nyatanya cuma angan dalam mimpiku saja, saya barusan nyatanya tertidur didalam Kubah Masjid Enamel Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Jendela Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Cianjur Jawa Barat

Jendela Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Cianjur Jawa Barat

Jendela Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Cianjur Jawa Barat

Hidup di luar kota memanglah tidak semudah dari apa yang dipikirkan oleh banyak orang. Selain memikirkan untuk kebutuhannya sehari hari hal utama yang harus dihadapi oleh orang yang ingin memulai hidup di luar kota adalah mencari tempat cost yang nyaman dan juga tidak lupa sesuai dengan dana yang dimiliki.
Terlihat ada yang menginginkan mengintai saya dalam perjalanan malam ku dari satu pertunjukan malam barusan. Memanglah waktu itu, tengah ada pertunjukan yang diselenggarakan oleh Kantor Kecamatan untuk lihat film kemerdekaan Indonesia. Dari situ sesungguhnya telah keluar gairah warga mengenai rasa cintanya pada tanah air terkasih dari yang awalannya hanya satu kisa ilusi jadi kisa kebenaran hidup yang akan tidak sempat ada yang mungkin saja juga akan ketahuinya. Kantor Kecamatan diambil karna tempatnya luas ada ruang spesial untuk berkumpul dengan yang diprediksikan dapat menyimpan semua warga bukan sekedar itu, pilihan ini dikerjakan karna kantor Kecamatan yang paling dekat dengan Kontraktor Kubah Masjid Enamel.

Lagian sehari-hari dengan terdapatnya cost hidup yang makin mahal telah mustahil sekali lagi juga akan ditempuh cuma dengan satu ilusi semata. Jadi keluarah narasi dari sang kakek nenek dahulu kala saat sang arjuna tak akan ada tangan untuk mencapainya dari apa yang akan tidak mungkin saja dapat terdapatkan dari cerita yang semestinya telah jadi legenda ini. dari ini yaitu satu rangkaian kegilaan manusia demikian menyukai jiwanya.

Saaat itu memanglah saya tengah bercakap asik dengan Pak Lurah yang memanglah saya sendiri miliki kedekatan special dengan pak lurah, karna tempat tinggal kami berdekataan dan seringkali berjumpa waktu di Kontraktor Kubah Masjid Enamel jadi tidaklah heran bhs yang kami pakai telah tidak asing sekali lagi untuk siapa saja yang menginginkan turut mengobrol. Obatnya telah ada mengenai rasa sakit nyeri pinggang yang dirasa tidak ada yang tahu pemicunya. Obat itu memanglah ada untuk buat satu deskripsi yang sedianya akan tidak mungkin saja dapat dicapai dengan cuma satu gambar kecil mungil dari satu cerita cinta yang lama.

Kehadiran saya memanglah memasaksa satu jendela di Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Cianjur Jawa Barat turut tutup. Karna badanku yang bertumpu diatarnya, jendela ini yaitu satu diantara barang yang saya sumbang untuk pembangunan Kontraktor Kubah Masjid Enamel sebagian masa lalu ketidak pastian itu keluar dari keragu-raguan seorang. Yaitu kisahnya apa yang semestinya akan tidak dapat kita pungkiri saat ketidak adilan itu malah berpihak pada seorang yang semestinya benar benar bersalah atas satu hal tersebut. semestinya langkah yang dikerjakan yaitu tak akan ikuti arah bola yang semestinya memanglah telah salah arah.

Terlebih bola yang disepak akan tidak mungkin saja dapat dapat berkompetisi dengan cerita pilu yang lain karna kita akan tidak mungkin saja dapat mencapainya tanpa ada usaha yang begitu keras. Di Kontraktor Kubah Masjid Enamel itu saya selalu sharing kisa kasih dengan Denada rekan lama yang semestinya akan tidak keluar sekali lagi, karna telah diberitakan beberapa orang saya cukup mempunyai banyak problem dengan satu orang itu, karna dialah yang pertama kalinya membuatku menanggung derita.

Narasi Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Sragen Jawa Tengah

Narasi Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Sragen Jawa Tengah

Narasi Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Sragen Jawa Tengah

Dalam kehidupan bermasyarakat mungkin tidak akan selamanya terasa menyenangkan. Tidak jarang pula kesempatan untuk berbuat kejahatan dimanfaatkan oleh seseorang. Kejahatan tidak mengenal tempat dan waktu dan itu benar adanya. Bahkan disaat ada ceramah di kontraktor kubah masjid enamel pun masih saja ada orang yang melakukan tidak kejahatan.
Warga Desa Poleng Kecamatan Gesi pernah digegerkan dengan teriakan satu diantara warga yang begitu keras. Nyatanya, dirumahnya pernah kemalingan satu buah televise serta VCD player. Nada itu nampaknya tidak jauh dari Kontraktor Kubah Masjid Enamel, jaraknya mungkin saja 50 meteran ke arah timur, nada makin kencang karena sang yang memiliki tempat tinggal yang di ketahui bernama Verika Novi ini menangis sejadi-jadinya. Tangisan itu buat warga sekelilingnya juga turut bersama-sama untuk lihat apa yang sesungguhnya berlangsung. Nyatanya, pagar tempat tinggal Veronika yang kebetulan suaminya tengah dinas di Luar Kota hingga cuma tersisa dia serta putrinya Angelia Sofie di rumah itu telah terbongkar seperti ada orang yang berniat merusaknya.

Diprediksikan, maling itu datang dikisaran jam 00. 30 Wib keatas saat kebanyakan orang terlihat telah terlelap tidur. Lewat pintu pagar tempat tinggal dari belakang itu maling masuk serta menggasak televise serta VCD player. Sebagian warga yang lain segera gagasan dengan menelpon polisi setempat dan yang lain pergi ke Kontraktor Kubah Masjid Enamel untuk memberi pengumuman supaya semuanya warga juga paham. Tidak berselang lama, Polisi datang untuk lakukan oleh Tempat Peristiwa Perkara (TKP) serta tempat tinggal Veronika di beri garis pilisi atau police line.

Berita itu segera jadi perbincangan warga karna rasakan turut iba serta cemas pasalnya bukanlah sekali lagi ini saja kemalingan itu berlangsung bila dihitung dalam setahun paling akhir atau dalam bulan-bulan paling dekat ini seringkali berlangsung kemalingan. Seperti kotak amal Kontraktor Kubah Masjid Enamel yang mendadak hilang berisi sebagian minggu waktu lalu, serta hewan peliharaan punya Pak Narto lima hari yang terlebih dulu menyebabkan lima sapi pak Narto lenyap tak tahu kemana. Peristiwa itu belum juga ditambah dengan rangkaian momen seperti di Desa Blangu sempat juga ada kemalingan serta Desa Pilangsari tuturnya sempat juga ada.

Rangkaian momen ini sesungguhnya saya peroleh saat barusan geser ke Desa Poleng karna ikuti istri. Seperti cost bila salat magrib tentu ke Masjid untuk berjamaah, sembari memperkenalkan diri ke warga sekitaran batinku. Nyatanya benar apa yang disebutkan istriku terkasih, bila warga Poleng waktu jamaah Salat Margrin Masjid senantiasa dipenuhi beberapa jamaah, serta pada saat tersebut saya dapat berteman dengan calon tetanggaku. Selesai salat magrib semua masih tetap berkumpul di halaman depan Masjid sembari sekalian salat isyak. Ketika warga berkumpul itu saya juga turut nimbrung disitu serta mengenalkan diri karna saya yaitu orang baru disitu supaya semua kenal saya mesti memberi salam terlebih dulu.

Usai mengenalkan diri, beberapa narasi itu bermunculan dari mulut warga. Tuturnya mulai sekarang ini semuanya warga mesti siaga siang maupun malam. Serta mereka juga menjadwal untuk golongan pria untuk melindungi ronda dengan bertukaran supaya makin aman Desa Poleng. Akupun walau baru juga didapati jadwal ronda, serta peluang itu begitu mengasyikkan bagiku terlebih dapat lebih dekat dengan orang-orang sekitaran.

Diskusi di Kontraktor Kubah Masjid Ambon Maluku

Diskusi di Kontraktor Kubah Masjid Ambon Maluku

Diskusi di Kontraktor Kubah Masjid Ambon Maluku

Dalam bahasa Indonesia, kata peradaban seringkali dipahami sama artinya dengan kebudayaan. Akan tetapi, dalam bahasa Inggris terdapat perbedaan pengertian antara kedua istilah tersebut, yakni istilah civilization untuk peradaban dan culture untuk kebudayaan. Landasan “Peradaban Islam” adalah kebudayaan Islam terutama wujud idealnya, yakni suatu kompleksitas ide-ide, gagasan, nilai-nilai, Kontraktor Kubah Masjid norma-norma, peraturan dan sebagainya. Sementara landasan “Kebudayaan Islam” adalah agama Islam.  Dalam Islam, agama bukanlah kebudayaan, tetapi dapat melahirkan kebudayaan. Ruang lingkup Sejarah Peradaban Islam sangat luas dan  terbentang dalam jangka waktu yang sangat lama, yakni sejak Nabi Muhammad saw. Kontraktor Kubah Masjid sampai sekarang. Periodisasi Sejarah Peradaban Islam, pada umumnya dapat dibagi menjadi 3 (tiga) periode dengan cirinya masing-masing, yaitu: Periode Klasik (Abad VII-XIII M / 650-1250 M).

Periode ini disebut juga sebagai periode “asal mula” atau periode “awal peradaban Islam di Timur Tengah” , yang merupakan era pembentukan peradaban Islam sejak masa turun al-Qur’an sampai abad ke-13 M. Periode ini bermula sejak masa Nabi Muhammad saw. dan disusul dengan periode Islam klasik yang ditandai dengan kemajuan kepustakaan Arab, berbagai hasil pengajaran Islam, dan asal-usul Kontraktor Kubah Masjid peradaban Islam yang merupakan perpaduan dari tiga unsur kebudayaan (etnis-kesukuan, keagamaan dan aristokratik). Perkembangan peradaban Islam dalam periode ini bercirikan. Perpaduan antara peradaban Islam dengan pola-pola institusi imperium Timur tengah, pola ekonomi, dan monoteistik yang telah mapan sebelumnya, sehingga menjadikan periode ini sebagai era Islam mayoritas di Timur Tengah.

Terbentuknya negara baru dan sejumlah institusi kemasyarakatan (sekte teologi, mazhab hukum dan kelompok sufi) dan penyusunan pola hubungan antara rezim poliitik dan badan-badan keagamaan. Pertumbuhan masyarakat berlangsung dalam keselarasan institusi dan agama. Periode ini, secara lebih rinci dapat dibagi menjadi 3 (tiga) fase besar, Kontraktor Kubah Masjid Fase penciptaan komunitas baru yang bercorak Islam di Arabia sebagai hasil dari transformasi wilayah pinggiran dengan sebuah kemasyarakatan kekerabatan sebelumnya menjadi sebuah tipe monoteistik Timur Tengah dan secara politik sebagai masyarakat sentralisasi. Fase penaklukan Timur Tengah oleh masyarakar Kontraktor Kubah Masjid Arab muslim. Dalam fase ini, Islam merupakan agama dari sebuah negara kerajaan dan kalangan elite perkotaan. Fase berperannya nilai-nilai Islam dan kelompok elite Islam dalam mengubah mayoritas masyarakat Timur Tengah.

Periode ini disebut juga sebagai periode “penyebaran peradaban Islam Timur Tengah ke wilayah lain” atau periode “penyebaran global masyarakat Islam”. Perkembangan peradaban Islam, pada periode ini bercirikan. Islam bukan hanya menjadi agama masyarakat Arab Timur Tengah, melainkan juga telah menjadi agama masyarakat Asia Tengah dan Cina, India, Asia Tenggara, Afrika dan masyarakat Balkan, yang ditandai dengan adanya interaksi antara nilai-nilai Islam dengan Kontraktor Kubah Masjid nilai-nilai kemasyarakatan setempat. Berlangsungnya konsolidasi sejumlah rezim Islam terutama Usmani, Syafawi, Mughal dan beberapa negara di Asia Tenggara, Afrika serta wilayah lainnya, yang mendasarkan kehidupan peradabannya pada keyakinan, kultur, dan institusi sosial Islam yang berinteraksi dengan model-model kultur non-Islam dan pra-Islam.

Kerja Bakti di Kontraktor Kubah Masjid Gorontalo

Kerja Bakti di Kontraktor Kubah Masjid Gorontalo

Kerja Bakti di Kontraktor Kubah Masjid Gorontalo

Dalam kurun waktu 6 abad berkuasa, kerajaan turki usmani telah diakui oleh sejarah sebagai kerajaan islam terbesar dan terlama dibanding dengan kerajaan islam lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal penting sehingga kerajaan ini mampu bertahan sedemikian lamanya. Penulis ingin menganalisis dari bebagai aspek. Dalam menjalankan ilmu pemerintahan, pemimpin turki Usmani Kontraktor Kubah Masjid menggunakan dua gelar sekaligus yaitu khalifah dan sultan. Khalifah sebagai simbol penguasa dunia dan khalifah juga symbol sebagai penguasa spritual (agama). Secara praktis, pemimpin turki Usmani memiliki dua pembantu utama. Sistem sosial masyarakat, salah satu kunci kesuksesan dan keberhasilan turki usmani adalah adanya persatuan di antara masyarakatnya yang begitu banyak, (pada tahun 1520 jumlah penduduk kerajaan turki usmani adalah 11,692,480 peduduk).

Persatuan ini oleh pemerintah diwadahi dalam bentuk organisasi keagamaan bernama millet. Millet adalah kelompok Kontraktor Kubah Masjid agama yang diperbolehkan membangun komunitasnya sendiri di bawah peraturan dan perlindungan kerajaan turki usmani. pluralitas yang diberikan pada rakyatnya mampu memberikan rasa persatuan bagi rakyat dari berbagai wilayah yang ditaklukannya sehingga, semua masyarakatnya bersatu. Namun pada akhirnya sistem ini runtuh bersamaan dengan munnculnya paham Kontraktor Kubah Masjid nasionalisme yang disebarkan oleh bangsa barat, yang memang bertujuan menyerang dari dalam masyarakatnya. Sehingga setiap wilayah / kerajaan kecil yang ditaklukannya mulai memberontak dari dalam atas semangat nasionalisme mereka, masyarakat kerajaan turki usmani pun kemudian terpecah belah, setelah sebelumnya bersatu, bahkan kerajaan turki usmani mendapat julukan “The Sickman Europe” (Orang Eropa yang sakit). Hal ini kemudian ingin dihilangkan dengan memberikan paham pan-turkisme, paham untuk menyatukan seluruh masyrakat turki.

Namun paham ini tidak bisa diterima rakyat, berlanjut dengan paham pan-islamisme oleh Sultan Abdul Hamid II, paham yang menyerukan umat islam bersatu secara politik, persatuan ini diwujudkan berupa pengakuan sultan turki usmani sebagai khalifah umat islam, gagasan ini berhasil mendapat simpati umat islam untuek Kontraktor Kubah Masjid beberapa tahun. Namun perlawanan barat tidak berhenti sampai di situ, kartu As terakhir mereka adalah mengusung paham demokrasi yang kemudian mengakhiri kerajaan turki usmani dan memunculkan republik turki yang dipelopori oleh Mustafa kemal attaturk.

Kekuatan militer, berbeda dengan kerajaan-kerajaan islam sebelumnya, kerajaan turki usmani, mulai dari raja pertamanya Usman hingga raja Kontraktor Kubah Masjid terhebatnya Sulaiman Al Qanuni, lebih memfokuskan pada perkembangan militer. Hal ini dikarenakan bangsa turki terkenal sebaga bangsa yang berdarah militer, sehingga semangat militernya sangat kuat, untuk itu sebagian besar APBN kerajaan dipergunakan untuk membiayai prajurit perang daripada untuk keperluan lain, seperti agama, ilmu pengetahuan dan lain-lain. Bahkan untuk memperbanyak prajurit, raja kedua turki usmani, Orkhan mengangkat Bangsa-bangsa non-Turki sebagai prajurit, bahkan anak-anak Kristen yang masih kecil diasramakan dan dibimbing dalam suasana Islam untuk dijadikan prajurit.

Masjid Khoirulloh di Jambi

Masjid Khoirulloh di Jambi

Masjid Khoirulloh di Jambi

Khoirulloh adalah salah satu nama tempat ibadah umat islam yang terbesar di kota Jambi. Letaknya yang berada di tengah kota membuat bangunan ini terlihat paling kokoh dan tegak berdiri di sana. Dengan bangunan yang khas dan halaman depan yang luas, semua mata akan tertuju padanya. Bahkan rasa ingin menghampiri sangat tajam. Semua yang sudah di area ini seakan-akan tidak akan pernah menginginkan untuk meninggalkannya. Masjid  dengan fasilitas banyak, luas tempat parkir, serta lokasinya yang mudah dijangkau oleh siapa saja. Sebegitu menariknya membuat siapa saja yang mampir ke kota ini tidak akan melewatkan untuk sekedar mampir di masjid khoirulloh ini.

Masjid dengan bangunan menjulang tinggi ini memiliki anak tangga hingga berjumlah sebanyak tiga puluh. Memiliki pintu sebanyak tujuh buah. Pintunya tersebut bisa terbuka sendiri jika kita ingin berjalan masuk atau keluar masjid. Jendelanya pula bertingkat hingga berjumlah seratus empat belas buah. Jendelanya yang berada di paling atas secara otomatis dapat membuka dan menutup secara perlahan-lahan dengan sendirinya setiap ada adzan di kumandangkan. Kubahnya juga tidak kalah unik, mereka menggunakan kubah yang berwarna kuning emas agar terlihat nampak bagus dan mewah. Lantainya yang terbuat dari keramik marmer semua semakin menambah cantik masjid ini. Atapnya yang terlihat seperti limas segi empat juga dilengkapi dengan ukiran kayu yang berbentuk seperti payung mekar dan sebuah bunga teratai yang sedang mekar. Atap yang sedemikian rupa ini masih di tambah dengan lampu yang indah tentunya. Di bagian dinding pula ada hiasan yang menunjukkan akan cara-cara melakukan sholat berjama’ah beserta do’a-do’anya. Selain itu juga ada tata cara ketika sedang berdiam diri di dalam masjid. Semuanya dibangun dengan arti dan mempunyai maksud sendiri-sendiri. Dengan desain dalam masjid yang sedemikian megahnya ini diharapkan semua pengunjung yang datang untuk melakukan sholat berjama’ah tepat waktu.

Pada bagian serambi masjid, sangat simple dibangunnya seluas sepuluh meter untuk serambi dengan tiang penyangga berjumlah tujuh. Setiap tiang diberi dua tiang penyangga. Di serambi juga terlihat ada loker untuk menyimpan barang bagi para pengunjung yang ingin menyimpan barangnya ketika sholat berjama’ah. Ada pula tempat menyimpan mukenah di sebelah kiri serambi masjid dekat dengan tempat wudhu perempuan. Ada pula tempat khusus menyimpan sarung dan kopyah di sebelah kanan serambi dekat dengan tempat wudhu laki-laki. Semua fasilitas diharapkan bisa membuat nyaman pengunjung jama’ah masjid khoirulloh. Parkiran depan masjid yang luas dan juga rindang membuat para jama’ah semakin mudah. Area depan dan belakang masjid banyak tumbuhan yang besar sehingga terlihat rindang dan sejuk. Di sebelah pojok kiri juga ada perpustakaan yang menyediakan buku-buku tentang keislaman untuk dibaca di tempat itu saja.

Tahlil Rutin di Masjid Pekanbaru Riau

Tahlil Rutin di Masjid Pekanbaru Riau

Tahlil Rutin di Masjid Pekanbaru Riau

Orang yang beragama Islam sudah menjadi sebuah tradisi jika melakukan pembacaan tahlil. Setiap tahlil dilakukan oleh semua yang percaya saja. Pembacaan tahlil dilakukan oleh beberapa orang dan ada seorang saja. Pembacaan tahlil biasanya dikerjakan ketika kirim do’a. Pak haji Yasin melakukan tahlil untuk mengirim do’a kepada para leluhur. Pak haji mengirim semua leluhur kepada para arwah yang sudah meninggal. Beliau mengumpulkan semua orang sekitar rumahnya berkumpul diajak membacakan tahlil untuk arwah leluhur mereka yang sudah meninggal. Beliau mengajak berkumpul di masjid Pekanbaru Riau. Mereka membacakan setiap hari kamis malam jum’at untuk membacakan tahlil. Rutinan membaca tahlil ini dikerjakan bersama-sama dengan warga habis sholat magrib. Setelah itu mereka membaca tahlil dan do’a bersama agar selamat dunia akhirat.

Di masjid mereka berkumpul sebelum sholat magrib. Kemudian melakukan sholat magrib dan baru kemudian melakukan tahlil rutin. Jika tidak hari kamis malam jum’at habis sholat magrib mereka ada yang duduk santai di depan serambi masjid. Ada yang pulang nantinya waktu sholat isya’ kembali lagi. Mereka duduk santai dengan teman-teman seumuran untuk bersenda gurau atau sekedar ngobol ringan saja. Jika mereka pulang mungkin ada kepentingan saja. Banyak orang sekitar yang menyempatkan diri untuk pergi berjama’ah di masjid ketika sholat magrib dan sholat isya’. Bagi mereka sholat berjama’ah akan memupuk tali persaudaraan antar saudara, tetangga, dan teman yang lama tidak berjumpa. Yang awalnya mereka tidak saling kenal satu sama lain saat berjama’ah sholat habis itu bisa saling mengenal dengan orang yang tadi belum di kenal. Mereka sesudah sholat selalu duduk di serambi dengan banyak orang agar saling mengenal dan ngobrol ringan.

Tahlil yang dilakukan oleh pak haji Yasin dan tetangganya sekitar masjid setiap hari kamis malam jum’at. Ketika kamis malam jum’at legi selalu di datangkan pendakwah dari pondok Al-Hikmah yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi masjid. Sehingga setiap hari kamis malam jum’at legi selalu banyak jama’ah tahlil yang datang untuk mendengarkan tausiah dari pondok Al-Hikmah. Yang mengikuti tahlil juga dari luar daerah area masjid juga. Mereka datang dengan tetangga-tetangganya sehingga masjid selalu penuh hingga serambi-serambi juga penuh dengan jama’ah sholat magrib yang kemudian mengikuti tahlil bersama. Sesudah tahlil akan dilaksanakan sholat isya’. Dan baru kemudian dilakukan kajian tausiah dari pondok Al-Hikmah Pekanbaru Riau. Antusias para jama’ah yang besar membuat rutinan ini menjadi tetap bertahan hingga saat itu. Jama’ahnya pun juga terus bertambah dari waktu ke waktu. Pak haji Yasin menargetkan semua jama’ah dapat duduk dan mendengarkan tausiah setiap hari kamis malam jum’at dengan nyaman, maka dari itu panitia masjid juga semakin diperbaiki.