Jual Ikan Koi ke Monumen Perjuangan

Jual Ikan Koi ke Monumen Perjuangan

Jual Ikan Koi ke Monumen Perjuangan
Ini semuanya mengenai cerita kita berdua yang tengah jual ikan koi untuk memperjuangkan kehidupan yang ada memanglah semua mesti dikerjakan supaya ikan koi yang kita jual dapat laris keras satu diantaranya dengan lakukan jual ikan koi di satu diantara monumen perjuangan di Kabupaten Tulungagung. Namanya juga perjuangan jadi perlu keseriusan kita supaya dapat laris keras barang yang kita jual ini. Saya melilhat keadaan monumen perjuangan di Kabupaten Tulungagung masih tetap belum juga serius dikelola pemerintah. Buktinya, banyak monumen sebagai cagar budaya kurang tertangani. Terlebih di sana sedikit siswa yang ketahui bila Tulungagung mempunyai banyak monumen perjuangan.
Kita telah tiba di monumen Trip yang berada di jl raya beji atau samping selatan pasar burung. Monumen itu masih tetap kurang perawatan. Rumput liar itu kita pakai untuk basic jual ikan koi supaya tidak berlangsung apap nanti kami kerjakan pembersiahan dahulu walau banyak tumbuh di sebagian pojok bangunan. Diluar itu, halaman monumen tandus serta berpindah peranan dari mulanya taman jadi tempat sepak bola. Sedikit yang dapat dikerjakan karna disitu cuma ad sebatang pohon yg tidak berdiri tegak namun tetaplah dengan adanya banyak pengunjung buat kita harus juga konsentrasi pada ikan koi yang kita bawa ini. Monumen yang ada sekarang ini tidak banyak di kenal pelajar. Terkecuali minim sosialisasi, juga kurang motivasi. Jadi kurang ada motivasi dari pihak sekolah sendiri pada siswa mengenai monument perjuangan yang adalah cagar budaya.
Munurut Suprayitno, untuk nantinya diinginkan guru di sekolah senantiasa berikan motivasi pada anak didiknya untuk melindungi cagar budaya. Dengan cara tersebut, diinginkan dapat menumbuhkan rasa kecintaan pada bukti peninggalan histori. Hal-hal lain yang dapat buat kami semangat untuk jual ikan koi yaitu tak ada sekali lagi yang dapat dikerjakan saat cuma satu lingkaran yang tak akan dapat dipakai seperti harusnya meski begitu kami tetaplah semangat untuk menjaga ikan koi ini supaya tetaplah hidup. Dapat dikerjakan yaitu mengajak kerja bakti di tempat monumen. Umpamanya siswa di ajak ke monumen Trip di Lokasi Beji, lalu kerja bakti. Dengan cara tersebut menumbuhkan rasa mempunyai. Dia mengaku bila sekarang ini masih tetap minim untuk perawatan monumen di Kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu untuk nantinya, juga akan bekerjasama dengan sekolah serta Kodim 0807. Ini terkait, monumen juga terkait dengan kemerdekaan RI. Kelak juga akan kami koordinasikan hingga monumen yang ada tetaplah terbangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *