Makan Siang di Harga Kubah Masjid

Makan Siang di Harga Kubah Masjid

Makan Siang di Harga Kubah Masjid

Harga Kubah Masjid Kensington menyimpan makan siang Succot antar agama dalam bayangan Menara Grenfell Beberapa orang Yahudi serta Muslim nikmati makan meriah dengan di Harga Kubah Masjid Al-Manar, dengan maksud untuk tingkatkan sama-sama pengertian, kohesi, dan menangani kemiskinan serta tunawisma di London.
Anggota Sinagoga London Barat, Sinagoge New West End serta Sinagoge Holland Park, dengan pemuja serta staf di Harga Kubah Masjid Al-Manar, nikmati makan siang saji antar agama pada hari Minggu.
Harga Kubah Masjid itu, yang terdapat lebih dari 1, 6 km dari Grenfell Tower, mengadakan acara itu dengan maksud untuk ” mempromosikan sama-sama pengertian, kohesi, serta kerja antar agama ” diantara ke-2 agama itu.
Warga yang terserang efek kebakaran tragis – salah satunya Harga Kubah Masjid serta dukun setempat sudah menyumbangkan uang serta hadiah pada – diundang untuk makan siang, yang berperan untuk menangani kemiskinan serta tunawisma di London. Peserta didorong untuk membawa sekaleng makanan yang disumbangkan ke tempat penampungan malam tunawisma di Harga Kubah Masjid.
Rabbi Natan Levy, dari Faiths Komunitas untuk London, yang menolong memfasilitasi gagasan itu, menyebutkan : ” Sesudah Grenfell, Harga Kubah Masjid serta sinagog buka pintu serta dompet serta hati mereka pada beberapa korban api-api Grenfell. Keberhasilan ini membawa spirit keramahan orang-orang yang dermawan ini. Succah ini di halaman Al Manaar yaitu lambang pengobatan serta keinginan yang riil di jantung satu komune yang sama-sama berjumpa dalam perpecahan iman serta sektarianisme.
” Saya sukai semuanya pertanyaan yang saya peroleh – seperti Kenapa Anda membuat stan di halaman belakang saya? Namun elemen favorite saya di sini yaitu anak-anak, kami orang dewasa lakukan pertalian agama, namun membawa anak-anak kesini, seseorang anak Yahudi datang ke Harga Kubah Masjid untuk pertama kalinya serta menyebutkan ” itu serupa satu sinagoga “. Dengan hosting satu succah, Harga Kubah Masjid itu menyebutkan ” pintu kita terbuka “. Satu succah tidak mempunyai pintu sekalipun hingga semoga ini mulai sistem dimana orang terasa betul-betul di terima. ”
Abdurahman Sayed, Chief Executive Officer Al Manaar, menyebutkan : ” Kami mempunyai problem tunawisma di London, kami menginginkan lakukan suatu hal hingga berfikir ini juga akan jadi langkah paling baik untuk buat sebagian orang belajar mengenai keyakinan Yahudi serta Succot, serta di Saat yang sama mengajak siapapun untuk datang serta makan siang halal halal.
” Dalam soal kohesi orang-orang, kami menganggapnya jadi peluang serta project yang begitu serius. Kami terasa ada disini untuk mempromosikan kohesi serta sama-sama menghormati serta satu diantara langkah untuk mengerjakannya yaitu dengan melibatkan sesama warga dari beragam agama – juga untuk belajar darinya. Dengan cara tersebut kita dapat mempromosikan nilai dengan kita dan menolong yang memerlukan. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *