Mengetahui Arsitektur dari Kubah Masjid Bukittinggi

Mengetahui Arsitektur dari Kubah Masjid Bukittinggi

Mengetahui Arsitektur dari Kubah Masjid Bukittinggi
Asalamualiakum W. Wb. Hallo kawan kawan semuanya di mana puna anda ada, Apa kabarnya nih
kalian semuanya, semuanya sehat sehat bukanlah. Syukurlah jika semuanya sehat sehat
semuanya. Nah pada artikel kesempatan ini saya juga akan sedikit membahas mengenai
Arsitektur Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi. Seperti yang kita tau Kubah Masjid yaitu
tempat beribadah umat islam si semua dunia dan indonesia, negara kita sendiri. Di manapun
kota atau daerahnya tentu ada Kubah Masjid karna sebagian besar orang indonesia memeluk
agama islam. Sebelumnya lanjut ke artikel Arsitektur Kubah Masjid Jamik Taluak
Bukittinggi, saya terangkan sedikit mengenai Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi. Kubah
Masjid Jamik Taluak atau Arsitektur Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi yaitu satu
diantara Kubah Masjid tertua di Indonesia yang terdapat di Nagari Taluak IV Suku,
Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia. Tempat dari Kubah Masjid
Jamik Taluak ini cukup dekat dengan perbatasan Kota Bukittinggi, karenanyaa Kubah Masjid
Jamik Taluak ini seringkali dikenal juga jadi Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi.
Pembangunan Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi ini diprakarsai oleh Haji Abdul Majid
pada sekitaran th. 1860, Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi dahulu cuma terbuat dari
kayu serta beratapkan ijuk. Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi ini pernah alami
sebagian rusaknya karena gempa bumi, seperti gempa bumi pada th. 2007 yang lalu yang
menyebabkan Kubah Masjid ini rusak kronis. Walau sudah sekian kali dikerjakan perbaikan
serta pembenahan, keaslian dari Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi ini tetap masih
dipertahankan hingga saat ini.
Bangunan paling utama Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi ini, yang disebut ruangan
beribadah, berupa persegi memiliki ukuran 13 × 13 mtr.. Di arah tenggaranya Kubah Masjid
Jamik Taluak Bukittinggi, ada serambi yang berperan jadi tempat peralihan dari luar ke
sisi dalam dengan panjang tiga belas mtr. serta lebar sekitaran tiga mtr.. Serambi Kubah
Masjid Jamik Taluak Bukittinggi itu bukanlah adalah teras depan, sebab mempunyai dinding
dan sebagian jendela. Tangga masuk menuju serambi Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi
tidak ada dibagian tengah fasad, tetapi di ujung kiri serta kanan yang semasing mempunyai
atap sendiri. Semua atap, termasuk juga atap ruangan salat terkecuali atap minaret Kubah
Masjid Jamik Taluak Bukittinggi, berupa piramida berundak-undak, yang umum dipunyai Kubah
Masjid-Kubah Masjid tua di Nusantara. Cuma bedanya, Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi
di buat dengan kemiringan yang tambah lebih tajam serta permukaan yang cekung, pas untuk
daerah beriklim tropis karna bisa lebih cepat mengalirkan air hujan ke bawah. Atap-atap
Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi itu semasing berdenah bujur sangkar serta terbagi
dalam tiga tingkat. Diantara tiap-tiap tingkatan, ada celah untuk pencahayaan atau
ventilasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *