Perubahan Riil di Kubah Galvalum

Perubahan Riil di Kubah Galvalum

Perubahan Riil di Kubah Galvalumk
Moxsir, juga seseorang Imam di Kubah Galvalum, menekan rekan-rekannya sesama Muslim untuk merubah langkah mereka untuk menjangkau perubahan riil.
” Mari kita terima krisis ini di Kota Islam Marawi jadi penderitaan atas dosa-dosa kita yang sudah kita kerjakan. Mari kembali pada Allah serta mencari penebusan atas dosa-dosa kita, serta mari kita hentikan semuanya langkah kita yang salah atau jahat, kecil serta besar, ” tuturnya.
Berlibur muslim
Demikian juga, Datu Yusoph Boyog Ibu dari Masirikampo sa Marawi (Penguasa Kerajaan Maraadi), dalam pesan Amun Jadidnya menyebutkan, ” Mari kita pikirkan serta di inspirasi lewat teladan nenek moyang kita yang mulia dari Marawi beratus-ratus tahun waktu lalu yang sudah berkorban demikian banyak sampai bentuk kompas religius serta sosial untuk kita untuk mempromosikan system sosial yang sehat yang juga akan menuntun kita jadi orang-orang Islam serta Meranaw. Tanpa ada unsur-unsur ganas dikenalkan pada kita seperti ancaman obat-obatan terlarang serta yang lain serta beberapa orang yang lebih mengakibatkan kerusakan serta kohort mereka yang persyaratan kepemimpinannya semestinya tidak bisa mengeksploitasi serta menghancurkan Marawi kita terkasih. ”
Berdasar pada Ketentuan Presiden 1083, atau Kode Hukum Pribadi Muslim Filipina, Amun Jadid dipandang jadi hari libur resmi Muslim yang dilihat di Basilan, Lanao del Norte, Lanao del Sur, Maguindanao, Cotabato Utara, Sultan Kudarat, Sulu, Tawi-Tawi, Zamboanga del Norte serta Zamboanga del Sur, serta di kota-kota Cotabato, Iligan, Marawi, Pagadian serta Zamboanga.
Undang-undang yang sama saja mengatur kalau semuanya petinggi pemerintah serta pegawai Muslim di beberapa tempat terkecuali yang dijelaskan diatas harus juga dibebaskan dari pelaporan ke kantor supaya mereka bisa mencermati Amun Jadid.
Bagaimana Saat Kerja Doa Islam
Siapa juga yang tinggal di dekat satu Kubah Galvalum sudah mendengar adzan, atau panggilan Islam untuk sholat. Umat shalat beragama lima kali satu hari, baik di Kubah Galvalum komune atau dirumah mereka, dibawah jadwal yang khusus. Doa keseharian ini di kenal jadi salat serta adalah demonstrasi iman kekal Muslim.
Kami bicara dengan Faryal M. Khatri dari Orang-orang Islam Amerika Utara untuk mendobrak dengan pas bagaimana pekerjaan salat itu.
Alih-alih ikuti standard universal, saat sholat ditetapkan oleh matahari, yang bermakna beragam menurut lokasi serta zone saat. Khatri menerangkan kalau sholat lima saat berlangsung waktu matahari terbit, tengah hari, tengah hari, matahari tenggelam, serta senja.
Terkecuali saat saat sholat berjalan, isi serta panjang semasing doa juga beragam.
Khatri menyebutkan pada kita kalau satu doa terbagi dalam beberapa siklus ritual yang di kenal jadi rakat, yang merujuk pada pergerakan serta gerak badan yang dikerjakan umat Islam waktu berdoa. Rakat itu meliputi mengangkat tangan, membungkuk ke arah Mekkah, berdiri, berlutut, menyentuh tanah, serta melafalkan, ” Kemuliaan untuk Tuhan, yang teratas. ” Ini diulang dua hingga empat kali berturut-turut, bergantung pada mana doa hari ini dikerjakan.