Tahlil Rutin di Masjid Pekanbaru Riau

Tahlil Rutin di Masjid Pekanbaru Riau

Tahlil Rutin di Masjid Pekanbaru Riau

Orang yang beragama Islam sudah menjadi sebuah tradisi jika melakukan pembacaan tahlil. Setiap tahlil dilakukan oleh semua yang percaya saja. Pembacaan tahlil dilakukan oleh beberapa orang dan ada seorang saja. Pembacaan tahlil biasanya dikerjakan ketika kirim do’a. Pak haji Yasin melakukan tahlil untuk mengirim do’a kepada para leluhur. Pak haji mengirim semua leluhur kepada para arwah yang sudah meninggal. Beliau mengumpulkan semua orang sekitar rumahnya berkumpul diajak membacakan tahlil untuk arwah leluhur mereka yang sudah meninggal. Beliau mengajak berkumpul di masjid Pekanbaru Riau. Mereka membacakan setiap hari kamis malam jum’at untuk membacakan tahlil. Rutinan membaca tahlil ini dikerjakan bersama-sama dengan warga habis sholat magrib. Setelah itu mereka membaca tahlil dan do’a bersama agar selamat dunia akhirat.

Di masjid mereka berkumpul sebelum sholat magrib. Kemudian melakukan sholat magrib dan baru kemudian melakukan tahlil rutin. Jika tidak hari kamis malam jum’at habis sholat magrib mereka ada yang duduk santai di depan serambi masjid. Ada yang pulang nantinya waktu sholat isya’ kembali lagi. Mereka duduk santai dengan teman-teman seumuran untuk bersenda gurau atau sekedar ngobol ringan saja. Jika mereka pulang mungkin ada kepentingan saja. Banyak orang sekitar yang menyempatkan diri untuk pergi berjama’ah di masjid ketika sholat magrib dan sholat isya’. Bagi mereka sholat berjama’ah akan memupuk tali persaudaraan antar saudara, tetangga, dan teman yang lama tidak berjumpa. Yang awalnya mereka tidak saling kenal satu sama lain saat berjama’ah sholat habis itu bisa saling mengenal dengan orang yang tadi belum di kenal. Mereka sesudah sholat selalu duduk di serambi dengan banyak orang agar saling mengenal dan ngobrol ringan.

Tahlil yang dilakukan oleh pak haji Yasin dan tetangganya sekitar masjid setiap hari kamis malam jum’at. Ketika kamis malam jum’at legi selalu di datangkan pendakwah dari pondok Al-Hikmah yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi masjid. Sehingga setiap hari kamis malam jum’at legi selalu banyak jama’ah tahlil yang datang untuk mendengarkan tausiah dari pondok Al-Hikmah. Yang mengikuti tahlil juga dari luar daerah area masjid juga. Mereka datang dengan tetangga-tetangganya sehingga masjid selalu penuh hingga serambi-serambi juga penuh dengan jama’ah sholat magrib yang kemudian mengikuti tahlil bersama. Sesudah tahlil akan dilaksanakan sholat isya’. Dan baru kemudian dilakukan kajian tausiah dari pondok Al-Hikmah Pekanbaru Riau. Antusias para jama’ah yang besar membuat rutinan ini menjadi tetap bertahan hingga saat itu. Jama’ahnya pun juga terus bertambah dari waktu ke waktu. Pak haji Yasin menargetkan semua jama’ah dapat duduk dan mendengarkan tausiah setiap hari kamis malam jum’at dengan nyaman, maka dari itu panitia masjid juga semakin diperbaiki.